39 comments on “>knalpot stereo/ double apakah sekedar estetika? contoh kasus Ninja 250 dan CBR 250

  1. Ping-balik: Modif motor ga sekedar estetika tapi juga nambah manfaat « Smartf41z

  2. Iya gan kalo modifnya bener gak sekedar untuk estetika, tapi kenyataanya masih banyak orang-orang Indonesia khususnya Tangerang-Jakarta yang banyak saya temui sehari-hari hanya mengganti muffler knalpot ‘asal keluar suaranya’ tanpa settingan lebih lanjut atau hanya pasang asal-asalan, hasilnya terbukti saya pakai Z250 (sempat modif – sekarang standar lagi dengan settingan standar juga) sama ninja atau R25 yang ‘suara doang’ jauh bgt tarikannya, bahkan sempet pernah bisa saya pur, sampe dia kesel sendiri trus menjauh, nunggu saya jauh didepan, dia jalannya pelan-pelan, sampe akhirnya hilang. Hanya tambahan sharing dari saya, thanks 🙂

    Suka

silahkan berbagi. Terima kasih atas komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s